Truk Antre di Pelabuhan Merak Hingga Enam KM

MERAK, TRIBUN– Ratusan truk angkutan barang yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Bakauheni, Lampung kembali mengalami antrean panjang hingga 6 km. Antrean kendaraan ini disebabkan, adanya peningkatan jumlah kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dari 4000 kendaraan per hari menjadi 5000 kendaraan per harinya. 
Manager Operasional PT. ASDP Merak, Endin Juhanedi mengatakan, antrean kendaraan ini juga disebabkan karena kapal roll on – roll off (ro-ro) yang beroperasi di Pelabuhan Merak saat ini, kebanyak kapal-kapal kecil yang hanya menampung 80 – 90 kendaraan saja. Sedangkan, untuk kapal-kapal yang berkapasitas besar banyak yang melakukan docking dan perawatan. “Peningkatan kendaraan ini biasa, karena memasuki liburan sekolah,” kata Endin, kemarin.
Menurutnya, kapal yang beroperasi dari malam hingga siang kemarin hanya sebanyak 18 kapal. Untuk, menormalkan kembali kondisi penyeberangan di Pelabuhan Merak kapal yang dioperasikan ditambah dua kapal yaitu kapal BSP III dan Nusa Dharma. “Kalau 20 kapal yang beroperasi Pelabuhan Merak akan kembali normal dengan cepat,” tutur dia.
Endin memaparkan, kapal-kapal yang melakukan docking yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP) Titian Murni, BSP II, Nusa Jaya, Mufida, Jatra III. Sedangkan KMP yang sedang melakukan perawatan, KMP Bahuga Jaya, Manggala, Nusabahagia dan Nusa Setia. “Untuk Kapal Nusa Setia itu sedang melakukan perawatan rutin dan sisanya perawatan teknis,” terang dia.
Informasi yang dihimpun Tangerang Tribun, anteran kendaraan di Pelabuhan Merak terjadi pada pukul 02.00 wib dinihari, kemarin hingga gerbang tol Merak atau sepanjang 6 km. Namun, hingga pukul 14.00 wib kendaraan mulai surut hingga Kampung Sukajadi, Keluarahan Mekarsari, Kecamatan Pulo Merak atau satu kilo meter dari pintu gerbang kawasan Pelabuhan Merak.
Salah satu sopir truk yang mengangkut barang kelontongan dari Jakarta menuju Bandar Lampung, Turono mengatakan, kondisi antrean panjang ini sudah sering terjadi pada saat memasuki liburan panjang. Namun, dia tidak mengetahui apa penyebab sering terjadinya antrean tersebut. “Tidak tahu dari mana penyebab antrean itu, apakah dari kapal yang beroperasi atau dari cuaca di laut,” ujar dia.
Beberapa keterangan yang juga berhasil dihimpun, sempat terjadi antrian truk sejak pukul 03.00 dini hari kemarin. Dimana antrian bertambah panjang karena truk yang berada di areal pelabuhan Merak tak kunjung terangkut kapal. Ternyata, pada waktu itu sempat terjadi cuaca buruk yang memunculkan arus kuat disekitar perairan dermaga pelabuhan Merak. Oleh sebab itu, kapal sulit sandar telah mengganggu pula jadwal operasi pelayaran dan operasi yang sudah diberlakukan PT ASDP selaku operator pelabuhan.
Diketahui pada saat itu, kecepatan angin diperkirakan mencapai 10 hingga 20 knot perjam atau 20 sampai 30 Km/jam. Sementara, ketinggian gelombang masih berkisar diatas 1,5 meter. Cuaca buruk tidak berlangsung lama, pasalnya hingga pukul 05.00, cuaca kembali normal dan kapal roro tidak terhambat lagi untuk melakukan pelayaran.
“Sekitar pukul tiga subuh tadi mas, cuaca cukup buruk dan tidak bersahabat. Hal mengakibatkan keterlamatan kapal untuk melakukan bongkar muat, biasa yang hanya mencapai waktu 1 jam bognkar dan muat, tapi kalau subuh itu bisa mencapai 2 jam bahkan tiga jam,” ujar Simamora, warga yang kerap berada di Pelabuhan Merak setiap harinya. (Irw)

2 Responses

  1. Kayanya ini deket rumah gw dech…

    Bal, kenapa rumah gw gak ditampilin????

  2. hehehehe…lah loe kmn gak ada siy…

    -qanibal-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: