Kelangkaan Pupuk: Disperindag Banten Curigai Ada “Permainan” PT Pupuk Kujang

SERANG – Hudaya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten mencurigai adanya permainan yang dilakukan PT Pupuk Kujang dan PT Pusri dengan menyelewengkan pupuk bersubsidi untuk petani di Banten. Akibatnya, pupuk selalu langka di pasaran.

Pasalnya, selama ini PT Kujang dan PT Pusri yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai operator tersebut sampai sekarang tidak dapat memenuhi kebutuhan alokasi yang sudah ditetapkan.

Kepala Disperindag Provinsi Banten, Hudaya mengakui, adanya kecurigaan pupuk bersubsidi yang dilakukn oleh PT Kujang, Sebab, untuk alokasi tahun 2007, PT Kujang sebagai operator tidak mampu memenuhi kebutuhan urea sebanyak 3.600 ton dari 73.000 ton.

“Ini yang sedang kita selidiki, apakah benar PT Kujang itu benar-benar mengalami kerusakan mesin, karena operator pupuk di Banten tersebut juga melakukan kegiatan ekspor,” tandasnya.

Dia menegaskan, ketidakberesan PT Kujang sebagai operator pupuk urea bersubsidi, setelah dirinya melakukan koordinasi dengan Deparetmen Perdagangan, yang mengaku belum mengetahui kebutuhan berapa ton pupuk dibutuhkan petani Banten. “Tadi saja terakhir informasi yang saya terima dari pemerintah pusat, mereka belum mengetahui angka persis pupuk yang dibutuhkan,” tandasnya.

Kepal Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten, Egy Djanuiswati mengungkapkan, selama ini distribusi pupuk bersubsidi dikeluarkan sudah sesuai dengan kebutuhan petani. “Alokasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk kebutuhan petani tidak semuanya ditanggung oleh pemerintah. Sebab untuk kebutuhan pupuk 1 hektar lahan, akan ditanggung oleh pemerintah hanya 117 ton saja sedangkan sisanya didaptkan oleh petani bukan pupuk bersubsisdi,” katanya.

Pupuk bersubisidi yang dialokasikan untuk petani di Banten dari berbagai jenis di antaranya, Urea sebanyak 73.059 ton, SP-36 sebesar 15.200 ton, ZA sejumlah 1.350 ton, NPK sebanyak14.850 ton, Organik 19.950 ton.

Sementara itu, PT Pupuk Sriwidjaja Pemasaran Pusri Daerah Banten-DKI belum juga mendistribusikan pupuk ke distrutor. Padahal sebelumnya, dihadapan ratusan petani dan Mahasiswa Banten mereka akan mendistrusikan sebanyak 21.000 ton pupuk bersubsidi ke masyarakat.

Menurut Direktur CV Purnama Jaya, H Abdul Kahfi, saat ini distributor belum menerima pupuk bersubsidi dari PT Pusri, dengan alasan menunggu delivery order (DO) yang dikeluarkan oleh PT Pusri. “Sekarang saya baru mengajukan ke PT Pusri, pengajuan ini didasarkan alokasi yang disediakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten,” kata Kahfi.

Diungkapkan, alokasi pupuk bersubsidi untuk 9 kecamatan di daerah Serang Timur sebanyak 82 ton baru akan didistribusikan kalau sudah di setujui dan ditransfer uangnya. “Kalau uang sudah ditransfer maka DO keluar dan langsung diangkut, prosesnya sendiri 2 sampai 3 jam sudah kami didistrubiskan ke petani-petani,” tandasnya.

Secara terpisah, Supervisior PT Pupuk Sriwidjaja Pemasaran Pusri Daerah Banten-DKI, Iwan Kuswandi mengatakan distrubsi pupuk ke distributor tengah diproses pengajuannya. “Mekanismenya kalau sudah disetujui kemudian distributor akan mentransfer uang setelah itu keluar DO dan segera diangkut oleh distributor untuk disalurkan kepada petani,” ujarya.

Dia mengatakan, sesuai dengan SK Gubernur kebutuhan pupuk di Banten untuk Bulan Juli sebanyak 4,384 ton, dengan rincian, Kabupaten Pandeglang 1.357 ton, Lebak 1.022 ton, Kabupaten Tangerang 820 ton, Kota Tangerang 35 ton, Kabupaten dan Kota Serang 1.114 ton dan Kota Cilegon hanya 36 ton.

Gubernur Banten, Atut Chosiyah mengaku, alokasi kebutuhan pupuk yang didistribusikan kepada petani disesuiakan dengan kebutuhan dan sesuai data dari dinas pertanian kabupaten/kota, Namun jika dalam prosesnya, petani di Banten mengusulkan adanya penambahan kuota dirinya akan mendukung. “Tinggal disamapaikan usulannya, nanti oleh provinsi akan dirubah alaokasinya, tentunya dengan kesepakatan dan persetujan dari pemerintah pusat,” tandas dia. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: