Antrian Truk di Merak Teratasi

MERAK – PT Indonesia Ferry Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Merak melaporkan, antrian truk di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni sudah teratasi sejak Minggu siang (6/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kendaraan di Merak sudah bersih (dari antrian truk, red) sejak tadi siang pukul 15.30 WIB, setelah kapal yang beroperasi di lintas itu menjadi 20 kapal sejak Sabtu malam (5/7),” kata Manager Operasional PT Indonesia Ferry ASDP Cabang Merak, Endin Juhaendi, kemarin malam.

Dengan demikian, Endin, kondisi tersebut seperti yang diperkirakan sebelumnya bahwa antrian truk akan “beres” setelah masuk dua kapal, yakni pada Sabtu malam Huta Banten, dan pada Minggu pagi BSP III.

Antrian sepanjang 5-12 km di dari mulut tol Merak hingga kawasan pelabuhan tersebut, terjadi sejak beberapa hari karena kapal yang beroperasi hanya 18 unit, serta volume kendaraan yang banyak. Adapun normalnya kapal yang beroperasi, yaitu 18-20 kapal.

Menurut Endin, antrian truk yang menumpuk di Merak akibat jumlah kendaraan selalu ada tambahan setiap harinya. “Jika kapal yang beroperasi dibawa mormal, berarti di lintas Merak-Bakauheni mampu diangkut sebanyak 1.900-2000 kendaraan per hari sehingga selalu ada sisa yang belum terangkut. Ini yang menyebabkan antrian,”tuturnya.

Sementara dari pantauan POSMETRO, paska masa liburan sekolah, antrian kendaran truk untuk menuju pelabuhan Merak, terjadi hingga gerbang tol Merak. Panjang antrian hingga kemarin pagi, mencapai 5 hingga 7 Km.

Sebagian ruas jalan selepas dari gerbang tol Merak, yang akan menuju Merak tidak dapat dipergunakan lantaran dipenuhi antrian kendaraan truk hingga lapis dua. Akibat antrian kendaraan truk yang sudah mempergunakan ruas jalan tol tersebut, dua loket pelayanan penukaran tiket keluar menuju kawasan Merak, terpaksa harus ditutup.
Petugas dari kepolisian yang berjaga-jaga di depan pintu keluar Tol Merak, tidak memberlakukan prioritas kepada jenis kendaraan yang membawa muatan hewan serta sembako. Oleh petugas polisi, truk tersebut, diarahkan masuk kedalam antrian kendaraan di akses ruas tol Cikuasa Atas, Merak Cilegon.

Endi (35) pengemudi truk yang membawa muatan bawang merah dari Brebes Jawa Tengah, dengan tujuan Solok Sumatera, saat ditemui POSMETRO Sabtu sore (5/7) pukul 16.00 WIB di sekitar dermaga IV, mengaku kendaraanya ikut antri diantara ribuan kendaraan lainnya, sejak Sabtu pagi pukul 05 di ruas jalan tol Jakarta – Merak, KM 94.

“Waduh mas, uang jalan kami sudah menipis. Tolong dong mas diberitakan. Masa mobil yang membawa sembako tidak mendapatkan jalur prioritas. Mobil saya mulai antri di depan pintu gerbang Tol Merak sejak Sabtu pagi pukul 08.00 WIB. Kalau muatan kami busuk, cilaka mas, karena kami akan kena klaim,”keluh Endi.

Ditempat yang sama, Sampuraga (54) pengemudi truk yang membawa kelontong dari Pasar Rebo dengan tujuan Padang ini, mengaku ikut antri sejak Sabtu dinihari (5/7) pukul 02.00 WIB di KM 93.500.

”Sepanjang jalan dari antrian di tol tidak ada lagi kami menemui pungutan liar alias pungli. Kami baru kena pungutan saat berada dilahan parkir dermaga IV sebesar Rp 1000, dan saat memasuki lambung kapal ferry sebesar Rp 1000,”katanya.

Menanggapi masalah kemacetan serta masih adanya pungli, Muhammad Iqbal Presidium LSM Badan Eksekutif Pemuda Merak, mengatakan dalam waktu dekat ini, bersama warga Merak akan melakukan tuntutan dan pertanggungjawaban pihak Manajemen PT ASDP Merak, akibat kemacetan tersebut.

Menurut Tokoh Pemuda Merak sekaligus selaku Pemerhati Transportasi ini, kemacetan tersebut sudah mengganggu aktivitas masyarakat, disamping merugikan para supir, juga rawan kesempatan bagi oknum-oknum petugas tertantu untuk membuat aturan sendiri, salah satunya “Jalur Tembak” yang justru semakin menambah semrawut.

“Harapan kami, KPPP Merak dan Manajemen PT ASDP Merak tegas melarang segala bentuk pungutan, diabtaranya dengan istilah jasa parkir demi kelancaran dan kenyamanan. Termasuk tentang adanya pungutan tidak sesuai ketentuan yang terjadi di beberapa loket. Jangan malah justru memanfaatkan kesempatan itu,”tegas Iqbal. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: