Sukadi Sang Pembuat Bom Maut, Diringkus [BOM LABUAN]

SERANG – Sukadi tersangka pelaku perakit bom yang menewaskan 2 warga di Labuan, Pandeglang Banten, ditangkap tim gabungan densus 88, Polres Pandeglang dan Pol Air Polda Banten, di tempat pelariannya di Karang Seng Indramayu, Jawa Barat, Minggu siang (6/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Pandeglang, AKBP Aminudin, kemarin. Dikatakan, penangkapan tersebut, dipimpin AKP Amril. Tersangka melarikan diri dan berpindah-pindah tempat sejak kejadian meledaknya bom ikan di Kampung Ciruang, Carita – Pandeglang, Selasa (1/7) lalu, mengakibatkan dua orang tewas dan 3 luka parah.

“Tersangka ditangkap siang tadi (Minggu 6/7) dirumah keluarganya yang berjarak sekitar 200 meter dibelakang kantor kecamatan Karang Seng, Indramayu. Sebelumnya, tersangka selama pelariannya, sempat berpindah-pindah tempat, yakni mulai dari Panimbang, Indramayu, Pemalang, Tegal, dan terakhir kembali lagi ke Indramayu,”ujar Aminudin yang dihubungi via telepon selulernya kemarin petang.

Labih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Banten yang baru sepekan menjabat sebagai Kapolres Pandeglang tersebut, untuk kebutuhan pemeriksaan, diperkirakan sekitar pukul 20 malam ini (Minggu 6/7), tim gabungan bersama tersangka Sukadi sudah tiba di Polda Banten.

“Kalau tidak ada hambatan dijalan, tersangka sudah akan tiba di Polda Banten, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden meledaknya bom ikan yang mengakibatkan dua orang tewas. Bahkan salah satu warga yang menderita luka-luka serius, hingga kini masih mejalani perawatan medis di RSUD Pandeglang,”terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Kampung Ciruang, Carita – Pandeglang, Selasa (1/7), sekitar pukul 13.30 WIB, mengakibatkan dua orang tewas dan 3 luka parah. Ledakan itu terjadi di sebuah rumah yang digunakan oleh Sukardi asal Madura yang diketahui berprofesi sebagai pedagang ikan.

Korban tewas dalam kejadian itu, Andri (17) dan Kobar (15) warga setempat. Sedangkan yang luka parah adalah Darmi bin Sukiya dan dua warga setempat yang tengah memanjat pohon kelapa ketika ledakan terjadi.

Kondisi kedua mayat yang tewas cukup menyedihkan. Beberapa bagian tubuh terpisah dan berserakan di sekitar tempat kejadian peristiwa. Polisi yang mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP) terpaksa menutup para korban yang tewas dengan daun-daun pisang.

“Tim gegana dan polisi masih menyusur lokasi,” kata AKP Rishian Krisna, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Labuan kepada POSMETRO, beberapa waktu setelah peristiwa tersebut terjadi. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: