Akibat Macet Pengelola Tol Rugi Rp 200 Juta

Antrean Kendaraan Truk capai 8 KM
MERAK, “Macet lagi-macet lagi” kalimat tersebut acapkali dikeluhkan para sopir dan sejumlah penumpang lainnya di Pelabuhan Penyeberangan Merak. Pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Utama Merak, kembali diantre kendaraan truk sepanjang 8 KM, sejak Rabu malam pukul 22.00 hingga Kamis Sore.
 Parahnya, kemacetan saat ini mengakibat penumpukan kendaraan hingga tumpah ke jalan Tol Merak di KM 97. Akibatnya, gerbang tol Merak milik PT Marga Mandala Sakti (MMS) mengalami kerugian hingga Rp 200 juta perharinya.

Manager Area atau Supervisor tol Merak PT MMS, Dudung Wijaya, mengatakan, kerugian dari kemacetan itu bisa disebabkan oleh pengalihan kendaraan golongan I tujuan Merak ke pintu tol Cilegon Barat. Dengan pengalihan kendaraan golongan I itu, jumlah kendaraan berkurang hingga 51 persen dari total kendaraan yang biasa mencapai 5800 hingga 6000 kendaraan.

Adapun rinciannya nilai kerugian secara rupiah, kata Dudung, dari jumlah Rp 200 juta perhari, kerugian terjadi pada pengalihan kendaraan pribadi (Gol I) sekitar 52 juta, karena tidak keluar menuju gerbang keluar tol Merak. Selain itu, kerugian pada kerusakan sarana dan prasaran jalan. Dimana biasanya hanya dilintasi saja, namun bakal terjadi penurunan ketinggian jalan, karena truk tertumpuk di badan jalan.
 “Cukup besar nilai kerugian kami, karena selain yang dimaksud tadi, kerusakan seperti pagar pemabatas jalan dan fasilitas lainnya akibat ramainya para sopir, pokoknya jalan tersebut bakal kotor sekali. Itulah kerugian yang dirasakan PT MMS gerbang Tol Merak jika terjadi kemacetan,” terangnya.

Hasil pantauan dilapangan, antrean kendaraan truk yang terjadi hingga Kamis sore sekitar pukul 17.00, penumpukan masih terjadi di jalan tol Merak KM 96 atau masih dirata-rata sepanjang 8 KM dari gerbang pelabuhan Merak. Secara terpisah, Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Utama Merak, Kaimudin Maliling yang ditemui di dermaga apung kapal cepat mengatakan, penyebab kemacetan tersebut lebih dikarena cuaca buruk di perairan Bakahueni Provinsi Lampung. Diperairan tersebut, arus laut sekitar Pelabuhan Bakahueni cukup deras. Sehingga megakibatkan kapal sulit sandar.

“Kapal roro saat ini mengalami kesulitan sandar di dermaga pelabuhan Bakauhueni, soalnya arus laut cukup keras, akibatnya jadwal molor. Dalam satu kali perjalanan pulang pergi (PP), bisa memakan waktu 7 hingga 8 jam dari normalnya 6 jam. Bisa dibuktikan sendiri, kapal di dermaga sedang kosong, seharusnya jam segini sudah ada disini menggantikan kapal yang sudah melakukan bongkar muat,” ungkapnya. Kaimudin menolak ketika dikatakan bahwa penjelasannya itu hanya sebagai upaya pembenaran dari kemacetan yang sudah terjadi sejak pukul 23.00 kemarin malam. “Bukan, ini bukan pembenaran tapi kenyataan. Silahkan anda cek ke Bakauheni soal itu,” kilahnya.

Dijelaskannya, selain cuaca buruk di Bakauhueni, terjadi lonjakan volume kendaraan segala jenis sebesar 24 persen dari biasanya. Dimana, rata-rata perhari kendaraan hanya mencapai 3.500 unit, tapi kini meningkat signifikan rata-rata 5.500 perhari (24 Jam). Dalam setiap satu jam sekali, penumpukan truk dapat menyusut sebanyak 40 sampai 100 unit. Adapun sisanya dalam setiap jam jumlahnya masih banya yakni, masih rata-rata 5.500 unit. “Volume masih medominasi, karena masih banyak kendaraan yang datang, sedangkan pelayaran sedang tidak normal,” ujarnya.

Selain PT MMS, yang mengalami kerugian tentu penguna jasa penyeberangan. Dia adalah Iffan, sopir truk yang membawa kelontongan dari Jakarta menuju Bengkulu, mengatakan, selalu rugi dengan kondisi macet. “Saya sudah bertahun-tahun jadi sopir truk. Sejak itu pula Merak ini selalu begini. Saya pikir pemerintah harus mengkaji ulang menejemen PT ASDP ini. Kalau tidak mampu, carilah yang mampu agar kita tidak dirugikan,” katanya geram. (Irw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: