Empat Kapal Roro Tidak Layak Operasi Kemacetan di Merak karena kurang armada

MERAK – Kemacetan di Merak yang semakin parah, ternyata disebabkan oleh minimnya armada atau kapal roll on roll off (Roro). Saat ini, telah disebutkan bahwa sebanyak 4 kapal roro sudah tidak layak dioperasikan. Terbukti, keempat armada yang diungkapkan pihak Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Banten di Merak, kerap mengalami kerusakan mesin.

Kepala Bidang Kesyahbandaran Kantor Adpel Kelas I Banten, Sarwo Sutiotomo mengatakan, perlu ada peremajaan kapal yang dioperasikan di lintas Pelabuhan Merak-Bakauhueni. Kapal yang sudah tua dan mesinnya tidak sehat, menjadi penyebab terganggunya pelayanan penyeberangan yang berdampak terjadinya antrian panjang kendaraan. Untuk itu, Sarwo meminta agar kapal-kapal yang sudah tidak layak itu tidak lagi beroperasi di Merak dan diganti dengan yang baru.”Kapal-kapal itu lebih baik di scrub (kilo) saja. Ganti dengan kapal yang baru, toh Pemerintah Kota Cilegon sudah siap dengan dua kapal baru, ini sudah mengganggu kelancaran transportasi di laut,”kata Sarwo.

Dijelaskannya, dari 29 kapal yang ada saat ini, sebanyak 4 kapal sedang menjalankan docking. Keempat kapal yang dock itu, dinyatakan masih layak beroperasi, namun sedang menjalani perawatan berkala satu tahun sekali. Sisa dari 25 kapal, sebanyak 5 kapal sedang engker (Istirahat) sambil menjalankan perawatan.
“Alasan kenapa saya katakan empat kapal itu tidak layak lagi, karena kapal tersebut selalu engker pada saat jatah operasi, sehingga mengganggu jadwal. Padahal dalam aturan engker, kapal tersebut bisa lego jangkar dan menjalankan perawatan rutin setelah lima hari beroperasi. Ini baru tiga hari saja sudah perawatan,”terangnya dalam rakor pembahasan kemacetan di Merak yang digelar di Polres Cilegon.

Sementara dari data yang dihimpun, empat kapal yang tidak layak dioperasikan tersebut, saat ini posisinya sedang engker. Kapal itu diantaranya adalah, KMP Nusa Setia, Nusa Bahagia, Nusa Mulia dan KMP Menggala.

Terpisah, Kacab PT ASDP, Kaimudin Maliling ketika disinggung soal kapal-kapal yang beroperasi di Merak mengatakan, pihaknya mendukung jika ada penambahan kapal atau penggantian kapal. Kata dia, jumlah kapal yang ada di Merak secara keseluruhan cukup banyak yakni 29 armada. Namun dari 29 kapal itu hanya 25 yang bisa beroperasi. “Saya mendukung jika ada penggantian kapal. Dari 25 itu, 4 kapal diantaranya sudah rusak, jadi hanya tinggal 21 kapal yang optimal,”jelas Kaimudin. (yus)

One Response

  1. kapal roro apa akan dijual…jika ya kami siap membelinya utk kami bangkar dan kami jual kembali dengan pertimbangan kami harus meliat kondisi kapal terlebih dahulu.
    Jika ada info tentang berita tersebut kami mohon beritanya via email . trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: