Tersangka Kasus Suap “Rp200 Miliar”, Eksekutif dan Legislatif Pandeglang

SERANG – Kejaksaan Tinggi Banten menegaskan kalangan Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Pandeglang menjadi tersangka dalam kasus suap yang membelit Kabupaten berjuluk Kota Santri tersebut. Bahkan jumlah tersangka diperkirakan lebih dari 2 orang. Namun Kejaksaan Tinggi Banten belum mengungkapkan, siapa saja yang telah dijadikan tersangka tersebut.
Demikian terekam dalam ekspose yang dilakukan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Lari Gau Samad, Senin (14/7), tentang peningkatan kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Lebih dari dua orang, dari kalangan eksekutif dan legislatif akan menjadi tersangka. Berdasarkan hasil penyelidikan tim khusus, mengarah kepada terjadinya dugaan suap yang dilakukan oleh eksekutif, kepada legislatif. Sehingga kasus ini bisa ditingkatkan menjadi penyidikan,” tandas Lari gau Samad, kemarin. 

Dia menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah uang suap yang diterima oleh pimpinan DPRD pandeglang sebesar Rp 60 juta, sedangkan anggotanya RP 30 juta, “Yang menerima dan yang mengembalikan, akan tetap diproses sesuai peraturan yang berlaku,” terangnya.

Kajati mengatakan, kendati sudah ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan, kasus ini masih tetap ditangani oleh tim khusus kejaksaan. Dia berharap, kasus ini secepat mungkin diungkap, “Minggu – minggu ini sprintnya akan saya tandatangani, sehingga penyidikan terhadap legislatif dan eksekutif bisa dilanjutkan,” ujarnya sambil mengatakan, setelahnya sprint ditandatangani, dirinya akan menyerahkan surat permohonan kepada Gubernur dan Presiden, untuk mempermudah penyelidikan.

Sedangkan saat disinggung calon tersangka dari Bank Jabar – Banten, Kajati mengaku masih melakukan proses pendalaman. Tentang siapa para tersangka yang akan berhadapan dengan Kejaksaan Tinggi Banten ini, Lari menolak menyebutkannya, dengan alasan kasus tersebut baru memasuki proses penyidikan. “Kalau dipublikasikan sekarang, tersangkanya nanti kabur,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk melancarkan, pinjaman daerah Rp 200 milyar dari Bank Jabar – Banten Cabang Pandeglang. Eksekutif diduga melakukan penyuapan terhadap 45 anggota DPRD Pandeglang. (yus)

3 Responses

  1. Assalamu’alaikum… tuan – tuan yang ngerasa korupsi!!!! udah makan aja tuh semua duit rakyat…… apa bapak masih kurang dengan gajinya?????? tuh masih banyak duit saya klo mau!!!!!;;;;; tapi ntar tanggung jawab di akhirat yah!!!!!!!

  2. kumaha tadina tah bupati gebleg.. beuki apem, beuki duit

  3. Assalamualaikum
    Mumpung Ramadhan ente smua wakil rakyat Pandeglang termasuk ketuanya tuh tobat, insya Allah diijabah.
    Tapi nyadar dong, korupsi itu haram sma aja makan daging babi lu semua.
    Istighfar dan jangan niat mau korupsi lagi
    Wasslam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: