Pekan Ini, Kejari Periksa 2 TSK Korupsi PT KS

CILEGON, Jika tidak ada aral melintang, dalam pekan ini, dua tersangka kasus korupsi proyek pengadaan mobil dinas di tubuh PT Krakatau Steel (KS) diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon. Dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pabrik Baja terbesar ini, menguatkan mantan Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS), Sutrisno dan Direktur PT Cilegon Raya Utama Motor (CRUM) selaku pihak ketiga menjadi tersangka utamanya.

Sebelumnya, tim penyidik Kejari Cilegon telah memeriksan sedikitnya 8 orang saksi dari internal PT KS. Selain itu, beberapa saksi yang diperiksa berasal dari pihak ketiga. Dipastikan, masih ada beberapa tersangka lainnya yang bakal ditetapkan pada kasus mark up dan korupsi proyek pengadaan sewa menyewa ratusan kendaraan dinas PT KS tahun 2000 silam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, pemanggilan dua tersangka tersebut akan dilakukan antara hari Rabu (23/7) atau Kamis (24/7) nanti. Diketahui, hasil pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa sewa-menyewa ratusan kendaraan dinas itu beralih fungsi menjadi proses pembelian. Namun, pembelian tersebut tidak mengatasnamakan perusahaan, melainkan menjadi hak milik para oknum.

Padahal, dana sewa menyewa kendaraan dinas bermerek Toyota Soluna dan Honda Accord itu, bersumber dari anggaran belanja PT KS yang mencapai puluhan miliar. Pada kenyataanya, kendaraan dinas itu kini menjadi hak milik individual yang konon katanya, kepemilikan mobil tersebut kini sudah beralih dari tangan ke tangan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon, ALi Mukartono beberapa waktu lalu, menyebutkan bahwa kerugian negara mencapai 40 miliar atas dugaan korupsi tersebut. “Semua kita serahkan kepada tim penyidik, jadi kita berikan kesempatan tim untuk menuntaskan kasus yang sudah merugikan negara sekitar Rp 40 M itu,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Cilegon, Lukmanul Hakim tidak menyatakan secara gamblang terkait rencana pemeriksaan dua tersangka yang dimaksud. Kata Lukman, pemanggilan kedua tersangka memang sudah dijadwalkan bulan ini (Juli). Namun kapan hari dan waktunya, belum di tentukan.
 “Saya belum menjadwalkan kembali, kita masih akan lakukan evaluasi terlebih dulu, jadi kami belum bisa menyebutkan kapan waktu pemeriksaan kedua tersangka tersebut,” timpalnya. (Irw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: