Mortir Jaman Belanda Ditemukan di PT Polycem

CILEGON, Sukoyo (34), karyawan PT Polycem Indonesia, Divisi Kimia Merak yang berlokasi di Desa Mangunrejo, Kecamatan Bojonegera, Serang, secara tidak sengaja menemukan sebuah mortir aktif peninggalan jaman Belanda, Senin (28/7) lalu. Namun, tim gegana Polda Banten baru mengeksekusi mortir tersebut pada hari Selasa (29/7) pukul 14.00.

Petugas security pabrik kimia itu, menemukan mortir (sejenis Bom) di belakang areal pabrik sekitar pukul 15.30. Mortir buatan Amerika sekitar tahun 60-an itu, pertama ditemukan Sukoyo disekitar bibir pantai, belakang lokasi pabrik saat dirinya sedang berpatroli. Sukoyo yang curiga melihat benda aneh tergeletak dipinggir pantai mendadak mengehentikan kendaraan patrolinya. Dia lantas turun dari mobil dan mendekati benda tersebut.

Ketika diamati secara cermat, Sukoyo baru menyadari jika benda yang dimaksud adalah mortir. “Mungkin dari laut kebawa arus dan terdampar di pesisir pantai,” ujarnya.
Kata Sukoyo, mortir itu lantas dibawa ke pos security dan langsung melaporkan kejadian itu ke Ketua Security PT Polycem Indonesia, Divisi Kimia Merak, Suparno. Setelah disimpan ditempat aman, Suparmo dan Sukoyo segera melaporkan penemuan mortir itu ke Polsek setempat. Petugas Polsek Bojonegara kemudian meneruskan laporan penemuan tersebut ke Satbrimobda Polda Banten.

“Awalnya, saya tidak menyadari kalau benda itu adalah sejenis bom. Tapi ada yang aneh ketika saya melihatnya dengan seksama. Eh ternyata sebuah mortir, saya bawa ke pos jaga, lalu saya memberitahukan kepada aparat Polsek Bojonegara,” katanya.

Selanjutnya, tim gegana memasukan benda berbahaya itu kedalam tas khusus anti bahan peledak berwarna kuning, dan membawa mortir itu ke Mako Brimobda Polda Banten untuk diamankan.
Menurut Bintara Unit Tim Gegana satbrimobda Polda Banten, Bripka Wachijan, mortir tersebut masih aktif. Mortir sepanjang 30,40 centi berdiameter 9 centi itu mempunyai daya ledak 70-100 meter. Meski sudah berkarat dan penuh dengan karang, tetapi mortir ini masih bisa meledak.

 “Setelah kami selidiki, mortir tersebut masih aktif meski kondisinya sudah kotor dan dipenuhi karang. Diduga, mortir ini peninggalan jaman Belanda,” terangnya. (Irw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: