PT KS Siap Bersaing dengan Mittal

Investasi Dalam Bentuk SS tetap Ditolak

CILEGON, PT Krakatau Steel (KS) di Cilegon siap bersaing dengan perusahaan industri baja Arcelor Mittal yang akan investasi di Banten. Perusahaan asal Negara India itu, menawarkan tiga proposal yakni, privatisasi PT KS dengan sistem Strategic Sales (SS), kerja sama dengan PT KS dengan membangun pabrik baja baru di Cilegon, dan kerja sama dengan PT Antam untuk bahan baku baja.

Komisaris Utama PT KS, Taufikurohman Ruki dalam jumpa persnya di Hotel Permata Krakatau di Cilegon, Jum’at (1/8) menegaskan, PT KS tidak akan menghalangi Mittal untuk berinvestasi mendirikan pabrik baja di Banten. Namun kata dia, PT KS akan menolak kehadiran Mittal di Banten jika berinvestasi dengan cara membeli sebagian saham PT KS atau ikut privatisasi PT KS strategic sales (SS).
 “Kami persilahkan mittal untuk berinvetasi di Banten, kami siap bersaing dengan mittal. Tapi kalau mittal akan membeli sebagian saham PT KS, kami dengan tegas menolaknya. Karena privatisasi PT KS hanya akan dilakukan dalam bentuk IPO atau menjual saham kepada masyarakat luas di Indonesia termasuk pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota dan masyarakat di Banten,” tegas Ruki didampingi Manager Sumber Daya Manusian (SDM) Umum PT KS, Dadang Danusiri serta jajaran direksi PT KS lainnya.

Menurutnya, untuk wilayah Asia, Kota Cilegon merupakan daerah yang bagus untuk investasi. Dimana, daerah yang berjulukan Kota Baja ini memiliki pelabuhan yang dapat menembus jalur ke Negara lain. Lanjutnya, tentunya jika investasi Mittal berhasil mendirikan pabrik baja di Banten, maka hasil produksi baja nantinya dapat di ekspor ke negara lain secara mudah.

Dalam hal ini, Ruki tidak merasa keberatan jika produksi mittal nantinya dapat menembus perdagangan luar negeri. Karena, diakui Ruki, PT KS hanya dapat memproduksi baja sebanyak 2,5 juta pertahun. Sedangkan kebutuhan baja di Indonesia sendiri setiap tahunnya mencapai 5 sampai 6 juta ton.
 “Sekitar 60 persen hasil produksi PT KS dipasarkan di Indonesia, dan 40 persen produksi baja PT KS untuk perdagangan di Dunia. Jadi kami tidak menolak mittal, justru disamping kita bersaing, kita juga bisa menjalin kerja sama tanpa menjual saham KS ke pihak asing,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Manager SDM Umum, Dadang Danusiri menyatakan, privatisasi PT KS dalam bentuk IPO kini siap digulirkan. Mengingat, dari hasil pembahasan bersama Menteri BUMN, Sofyan Jalil, bahwa privatisasi PT KS sistem IPO tinggal menunggu persetujuan anggota DPR RI.
 “Jadi privastisasi sistem IPO bagaikan kick off pertandingan sepak bola dimulai. Mudah-mudahan dalam perjalanannya hingga peluit panjang, masyarakat maupun pemerintah daerah dapat memiliki sebagian saham PT KS demi kemajuan perusahaan baja terbesar di Asia ini,” tuturnya.

Privatisasi PT KS ini, kata Dadang, merupakan langkah untuk meningkatkan produksi baja di Indonesia. Kemudian, jika sistem IPO dapat dilakukan, maka managemen PT KS akan lebih transparan. “Selain dapat meningkatkan produksi, dengan IPO maka akan lebih tranparan lagi,” ujarnya.

Target Produksi PT KS Capai 5 juta ton
Sementara itu, Dadang juga menjelaskan, bahwa pada tahun 2012 mendatang, target produksi baja PT KS mencapai 5 juta ton pertahun. Dengan jumlah produksi tersebut, diharapkan perdagangan tingkat nasional maupun internasional juga dapat meningkat. Mengingat kebutuhan baja di Indonesia sendiri cukup tinggi.
 “Kita targetkan pada tahun 2012 nanti, produksi PT KS bisa meningkat hingga dua kali lipat atau sebanyak 5 juta ton pertahunnya,” katanya.

Ketika ditanya soal kesanggupan mesin tua yang dimiliki PT KS saat ini, Dadang menegaskan, hingga 10 sampai 20 tahun kedepan, mesin di PT KS masih dapat digunakan dengan baik. Oleh karenanya, tambah Dadang, PT KS tidak khawatir dengan persoalan mesin yang dimiliki PT KS meski usianya sudah puluhan tahun.
 “Masalah mesin, saya kira tidak ada masalah, karena mesin kami masih bisa memproduksi hingga 20 tahun kedepan. Bahkan, untuk pencapaian target 2012, kami rencananya akan menambah mesin produksinya,” tambahnya tanpa menjelaskan berapa alat yang bakal ditambah. (Irw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: