11 Indutri Sepakati Perwal Pengalihan Jam Kerja

80 Industri diminta melakukan penghematan

CILEGON, Sedikitinya 11 industri besar di Kota Cilegon akan terkena pengalihan jam kerja ke Sabtu dan Minggu. Meski kecewa, tapi pihak perusahaan sudah menyepakati Peraturan Walikota (Perwal) nomor 17 tahun 2008 tentang Pengalihan Waktu Kerja pada Sektor Industri. 

Wali Kota Cilegon mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) yang intinya penguatan atas Surat keputusan Bersama (SKB) 5 menteri terkait pengalihan jam kerja ke hari Sabtu dan Minggu. Perwal tersebut disosialisasikan kepada perwakilan perusahaan yang ada di wilayah Kota Cilegon, kemarin.
 Wali Kota Cilegon, Tb Aat Syafa’at, menegaskan, Cilegon sebagai Kota Industri dimana ratusan perusahaan berskala besar berdiri, membutuhkan energi listrik yang cukup besar. Namun, kondisi energi yang saat ini mengalami devisit hingga 600 megawatt (MW) yang efeknya pemadaman secara tidak terjadwal, akan mengganggu kelancaran operasi industri.

“Karena itu perlu dicarikan solusi. Kalau tidak, akan terjadi pemanfaatan tenaga listrik yang tidak optimal. Karena itu, Perwal Nomor 17 yang mengatur pengalihan jam kerja ini dikeluarkan sebagai solusi dari persoalan yang ada,” tegasnya.
Ketika disinggung soal mekanisme pengalihan jam kerja yang diisyaratkan dalam Perwal, Aat menegaskan bahwa teknisnya diatur oleh PT PLN dan industri. Jika ada yang melanggar, tambahnya, dalam Perwal tersebut diisyaratkan bahwa PT PLN diberikan wewenang untuk memberikan sangsi berupa pemutusan aliran listrik bagi perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan pengalihan jam kerja ke hari Sabtu dan Minggu.
 “Tapi bagi industri yang beroperasi 24 jam sehari selama 7 hari kerja dalam 1 minggu, tidak perlu lagi pengalihan jam kerja itu. PT PLN wajib menjaga stabilitas serta ketersediaan pasokan listrik untuk industri,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan dari industri yang tidak mau disebutkan namanya mengaku kecewa dengan keputusan pengalihan jam kerja itu terutama terhadap PT PLN. Pasalnya, perusahaan tempatnya bekerja sudah melakukan MoU jauh sebelum SKB 5 Menteri itu keluar.
 “PT PLN seharusnya konsisten dengan MoU yang sudah dibuat. Bukan malah kami ditelepon untuk memadamkan aliran listrik di perusahaan kami,” ungkapnya.
 Terpisah, Kepala UPJ Cilegon, Arifin mengatakan, sekitar 80 industri di Cilegon yang tidak terkena pengalihan jam kerja, diminta untuk melakukan penghematan. Misalnya, mematikan mesin jika tidak digunakan. “Ada 80 perusahaan yang tidak terkena pengalihan jam kerja, tapi perusahaan tersebut, tetap kami minta untuk melakukan penghematan,” ujarnya.

Dikatakanya, terdapat 8 perusahaan besar di Kota Cilegon yang tidak terkena SKB LIma Menteri. Alasannya, perusahaan tersebut sudah bekerja dengan sistem sip. Dimana, perusahaan tersebut melakukan produksinya selama 24 jam selama satu minggu. “Delapan puluh perusahaan besar itu tidak dialihkan kerjanya karena bekerja dalam satu minggu, jadi tidak ada pengalihan,” tegasnya.

Mengenai upah lembur bagi buruh, perusahaan tidak akan membayar upah buruh di jam kerja Sabtu dan Minggu. Pasalnya, sesuai dengan Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, bahwa dalam satu minggu Waktu kerja buruh sebanyak 40 jam. Dalam pengalihan jam kerja ini, waktu kerja tidak melebihi 40 jam. “Jadi wajar jika pengusaha tidak memberikan tambahan upah lembur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Konfiderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Cilegon, Siti Nurazizah Azis menilai bahwa Perwal tersebut terlalu riskan dan terlalu berani. Menurutnya, SKB 5 menteri tidak bisa dijadikan acuan karena bukan aturan ketenagakerjaan. SKB tersebut bisa dibatalkan jika industri mau melakukannya. Terkait dengan pengalihan jam kerja ke Sabtu-Minggu, KSPSI menuntut agar pihak industri punya kewajiban membayar upah lembur untuk karyawan. (Irw)

One Response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: