Industri Penuhi SKB 5 Menteri

CILEGON – Untuk sementara waktu ini, sejumlah industri yang terkena pengalihan jam kerja ke Sabtu dan Minggu, sudah menjalankannya dengan baik. Menurut Kepala UPJ PLN Cilegon, Arifin, dari pengawasan sementara beberapa indsutri yang dialihkan kerjanya sudah melakukan produksinya pada hari Minggu (3/8) lalu.

“Sedikitnya baru 5 industri yang sudah mulai pergeseran jam kerjanya, kelimanya sudah melakukan produksi pada hari Minggu dari pengalihan jam kerja hari Selasa tanggal 5 Agustus nanti,”katanya kemarin.

Lima industri tersebut adalah PT Common Wealth S, Castrol Indonesia, AP Green, Krida Petra Graha dan Daekyung Indah H. Sedangkan enam industri lainnya rencananya akan mendapat pengalihan pada minggu kedua di Bulan yang sama. “Pengawasan akan terus kami lakukan hingga delapan bukan kedepan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sedikitinya 11 industri besar di Kota Cilegon akan terkena pengalihan jam kerja ke Sabtu dan Minggu. Meski kecewa, tapi pihak perusahaan sudah menyepakati Peraturan Walikota (Perwal) nomor 17 tahun 2008 tentang Pengalihan Waktu Kerja pada Sektor Industri.    

Wali Kota Cilegon mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) yang intinya penguatan atas Surat keputusan Bersama (SKB) 5 menteri terkait pengalihan jam kerja ke hari Sabtu dan Minggu. Perwal tersebut disosialisasikan kepada perwakilan perusahaan yang ada di wilayah Kota Cilegon baru-baru ini.

Wali Kota Cilegon, Tb Aat Syafa’at, menegaskan, Cilegon sebagai Kota Industri dimana ratusan perusahaan berskala besar berdiri, membutuhkan energi listrik yang cukup besar. Namun, kondisi energi yang saat ini mengalami devisit hingga 600 megawatt (MW) yang efeknya pemadaman secara tidak terjadwal, akan mengganggu kelancaran operasi industri.

“Karena itu perlu dicarikan solusi. Kalau tidak, akan terjadi pemanfaatan tenaga listrik yang tidak optimal. Karena itu, Perwal Nomor 17 yang mengatur pengalihan jam kerja ini dikeluarkan sebagai solusi dari persoalan yang ada,” tegasnya.

Ditambahkan, Jika ada yang melanggar, dalam Perwal tersebut diisyaratkan bahwa PT PLN diberikan wewenang untuk memberikan sangsi berupa pemutusan aliran listrik bagi perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan pengalihan jam kerja ke hari Sabtu dan Minggu. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: