Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dinonaktifkan Dari Ketua DPC PDIP Soal Korupsi KUT

SERANG – Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kabupaten Pandegalang , H Aris Turisnadi yang sedang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan), akibat masalah Kredit Usaha Tani (KUT), dinonaktifkan dari jabatanya sebagai Ketua DPC oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Penonaktifan H Aris setelah sebelumnya, DPP PDIP di Jakarta mendapatkan surat rujukan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI P di Serang bernomor 294/IN/DPD-07.B/VII/2008 tertanggal 31 Juli 2008 perihal usulan petugas partai (DPD).

Dalam surat yang ditandatangai oleh Ketua DPP PDIP Alexander Litaay dan Sekretaris Jendral Pramono Anung tersebut menunjuk Ketua DPD PDIP Banten yang juga Ketua Fraksi PDI P DPRD Provinsi Banten Jayeng Rana sebagai Pelaksana Harian (PLH) Ketua DPC PDI P Kabupaten Pandeglang.

Sementara Jayeng Rana ketika dikonfirmasi membenarkan pengangkatan dirinya sebagai PLH DPC PDI P Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, pengangkatan dirinya sesuai dengan surat dari DPP PDI P, disebabkan H Aris Turisnadi yang saat ini sedang menjalani proses hukum tidak dapat menjalani fungsi-fungsinya sebagai pimpinan di Parpol.

“Alasan DPP menunjuk PLH adalah untuk kelancaran proses konsolidasi partai mengadapi Pemilihan Umum (Pemilu) khususnya dalam proses pengajuan calon anggota DPRD Kabupaten Pandeglang,” jelas Jayeng kemarin diruang kerjanya.

Sementara itu katanya, tugas PLH yang seperti diamanatkan dalam keputusan DPP PDI P Nomor 2231 adalah untuk melaksanakan tugas dan fungsi sehari-hari Ketua DPC PDI P Ketua DPC Kabupaten Pandeglang, termasuk menandatangani seluruh dokumen anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dan surat lainnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang, sampai adanya keputusan lebih lanjut dari DPP PDI P.

“Tugas yang diberikan kepada saya atas penunjuikan PLH Ketua DPC PDI P Kabupaten Pandeglang sampai dengan adanya keputusan kembali dari DPP,” terangnya.

Untuk menindaklanjuti keputusan resmi dari DPP rencananya, Jayeng akan segera memanggil pengurus lain dari Kabupetan Pandeglang guna membahas perkembangan proses pencalegan di Kabupaten Pandeglang yang dalam waktu dekat ini akan didaftarkan ke KPU setempat. “Kalau tidak ada aral melintang saya akan meminta kepada pengurus yang ada, guna membicarakan masalah Caleg dari PDI P,” ujarnya.

Sebab kata Jayeng, nama-nama Caleg yang saat ini posisinya sudah ada di DPP, tidak akan di Acc jika tidak ada persetujuan atau rekomendasi dari dirinya. “PLH berhak menentukan caleg,” imbuhnya.

Secara terpisah, Sekretaris DPD PDI P Provinsi Banten Ananta Wahana yang juga ditunjuk oleh DPP sesuai dengan keputusannya Nomor 2232/IN/DPP/VIII/2008 menjabat sebagai PLH DPC PDI P Kota Tangerang, mengaku akan menyeleksi kembali Caleg dari PDI P yang akan didaftarkan ke KPU Kota Tangerang.

“Saya akan lihat lagi Caleg yang akan didaftarkan ke KPU, karena jika ada Caleg yang dianggap tidak memunhi syarat, maka saya akan usulkan ke DPP untuk dikaji ulang,” imbuhnya. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: