Pengepul dan Pengecer Togel Diciduk Polisi

CILEGON, Eko Jafrizal (34) warga Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon serta Mamat Faseh (39) warga Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Cilegon terpaksa berurusan dengan hukum. Pengepul dan pengecer togel itu diamankan di Polsek Pulomerak setelah diciduk dari rumahnya oleh petugas, kemarin sore.

Menurut Kapolsek Pulomerak, AKP. Indra Hermawan, penjual kupon perjudian tersebut ditangkap anggotanya yang mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran perjudian toto gelap alias togel di wilayah Cilegon. Anggota berpakaian preman awalnya menangkap Humiadi salah seorang pemuda yang tengah menggandakan kupon penjualan togel di sebuah kios foto copy di sekitar Lapangan Golf Krakatau Steel, kemarin sekitar Pukul 16.30 WIB. Saat didatangi anggota Reskrim Polsek Pulomerak pemuda tersebut mengaku disuruha oleh tersangka Mamat Faseh. Dari tangan Humiadi petugas mengamankan lembaran rekapan penjualan nomor togel.

“Berdasarkan keterangan saksi tersebut kupon togel punya tersangka Mamat. Dia mengaku hanya disuruh untuk mem-foto copy-nya,” kata AKP Indra didampingi Kanit Reskrim Polsek Pulomerak, Ipda Agus Fajutawan, kepada Fajar Banten, di kantornya, kemarin.

Berbekal keterangan itu, kata Kapolsek Pulomerak anggotanya langsung mengejar tersangka Mamat dan berhasil mengamankannya saat berada di rumahnya. Sementara berdasarkan keterangan tersangka Mamat, dirinya hanya sebagai pengecer dan di bawah koordinasi Eko Jafrizal selaku pengepul togel.

“Eko berhasil ditangkap di jalan sekitar SD I dan III Kp. Rokal, Jombang Masjid,” terang AKP. Indra, seraya mengungkapkan, modus penjualan kupon perjudian togel tersebut dilakukan dengan system Short Message Service (SMS).

Setelah disergap dua tersangka perjudian tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Pulomerak dan menjalani pemeriksaan intensif. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan dua lembar rekapan hasil penjualan togel serta uang tunai sebesar RP346 ribu dan dua unit handphone.

Kepada Fajar Banten, tersangka Eko Jafrizal yang berprofesi sebagai sopir angkot mengaku baru setengah bulan menjadi pengepul togel. Dia menyuruh Mamat untuk membantunya sebagai pengecer togel dengan system SMS. Sementara tersangka Mamat mengaku baru bekerja sebagai pengecer sekitar 10 hari. Eko mengaku mendapat keuntungan 5 persen dari penjualan togel tersebut, sedangkan Mamat mendapat 25 persen. (J-02)***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: