Pelabuhan Merak Lengang

Puncak Arus Mudik Terjadi Pada H-4

 

CILEGON, (FB).-Pada H-2 Lebaran 2008, Senin (29/9) kemarin, kondisi Pelabuhan Penyeberangan Merak berangsur mulai normal, setelah dua hari berturut-turut dipadati para pemudik yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni dengan berbagai tujuan di Pulau Sumatera. Sementara tercatat puncak arus mudik di pelabuhan lintas Pulau Jawa-Sumatera itu terjadi pada H-4, Sabtu (27/9) weekend, dengan jumlah penumpang mencapai 134.943 orang dan kendaraan sebanyak 20.195 kendaraan.

 

Berdasarkan pemantauan Fajar Banten, kemarin sekitar Pukul 08.00 WIB sudah tidak terjadi kepadatan dan tumpukan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak. Antrean kendaraan di areal parkir di setiap dermaga dan antrean penumpang di loket tiket sudah tidak panjang seperti sebelumnya. Padahal Senin (29/9) sekitar pukul 01.00 WIB masih terjadi antrean kendaraan dan tumpukan penumpang. Bahkan sejumlah penumpang tidur-tiduran di lantai ruang tunggu penumpang sambil menunggu kapal. Kepadatan dan antrean penumpang maupun kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak berangsur normal mulai Senin (29/9) dinihari, sekitar Pukul 03.00 WIB. Para pemudik bersepeda motor, pejalan kaki maupun di atas kendaraan dapat diseberangkan dengan 28 kapal Ro-Ro dan 6 kapal cepat. Hingga Pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB petugas Posko ASDP Cabang Utama Merak mencatat sebanyak 34.377 penumpang telah menyeberang, serta 3.978 kendaraan roda dua (sepeda motor), 2.181 kendaraan roda empat, 156 bus, dan 118 truk.

 

Sebelumnya pada H-3, Minggu (28/9), total pemudik yang menyeberang sebanyak 133.963 orang, terdiri dari penumpang kapal Ro-Ro pejalan kaki tercatat sebanyak 31.073 orang dan penumpang di atas kendaraan 100.187 orang. Sementara jumlah total kendaraan mencapai 22.469 unit, terdiri dari kendaraan roda dua 13.445 unit, kendaraan pribadi 7.523, bus 832 dan truk 669 unit.

 

“Kondisi Pelabuhan Merak sekarang berangsur normal. Secara keseluruhan situasi aman dan terkendali. Begitu juga selama pelaksanaan arus mudik di Banten, tidak ada kejadian yang menonjol,” kata Kapolda Banten, Brigjen Pol Rumiah K, didampingi Kapolres Cilegon, AKBP Dwi Gunawan, saat menerima kunjungan Deputi Kapolri Bidang Operasi (Deops Kapolri), Irjen Pol. Drs.
Rubani Pranoto
dan Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak di Pelabuhan Penyeberangan Merak, kemarin siang.

Sementara, berdasarkan data posko terpadu angkutan Lebaran 2008 PT ASDP Cabang Utama Merak, jumlah penumpang yang menyeberang pada puncak arus mudik Lebaran 2008 di Pelabuhan Penyeberangan Merak sebanyak 134.943 orang. Penumpang itu terdiri dari penumpang kapal Ro-Ro pejalan kaki sebanyak 31.234 orang dan penumpang di atas kendaraan 100.939 orang. Sementara total kendaraan sebanyak 20.195 kendaraan. Itu terdiri dari roda dua (R2) 9.535 unit, kendaraan roda empat 10.660 unit, terdiri dari kendaraan pribadi 9.434, bus 757, truk 469 unit.

 

Jumlah penumpang yang menyeberang pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini terlihat lebih meningkat dibanding jumlah penumpang pada puncak arus mudik Lebaran tahun lalu. Lebaran 2007, puncak arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Merak terjadi pada H-2, dengan jumlah total penumpang hanya 111.788 orang. Jumlah itu terdiri dari penumpang kapal Ro-Ro pejalan kaki sebanyak 32.057 orang; penumpang di atas kendaraan 75.496 orang. Sementara total kendaraannya sebanyak 20.502 unit, terdiri dari roda dua 12.659 unit, kendaraan pribadi 6.970, bus 668 dan truk 205 unit.

Direktur Utama PT ASDP Ferry Indonesia, Bambang Soerjanto mengatakan, peningkatan jumlah pemudik pada 2008 ini diluar prediksi. Sebab, kata dia, puncak arus mudik terjadi selama dua hari yaitu pada H-4 dan H-3. “Pada H-4 jumlah penumpang mengalami puncaknya yaitu sebanyak 134.945 orang, sedangkan pada H-3 jumlah kendaraan yang mengalami puncaknya, yaitu sebanyak 22.469 kendaraan. Peningkatan terbesar pemudik tahun ini didominasi oleh kendaraan roda dua,” kata Bambang.

Sementara itu, kondisi penurunan pemudik yang melintasi di ruas tol Jakarta- Merak juga sangat terlihat. Pada H-3, Minggu (28/9) jumlah kendaraan yang masuk ke gerbang tol Cilegon dan Merak mencapai 11.000 lebih. Namun pada H-2 kemarin, kendaraan yang masuk berdasarkan data dari gerbang tol Merak hanya sekitar 7.000 atau menurun sebesar 62%. “Puncak arus mudik yang melintas melalui tol Jakarta – Merak telah terjadi pada H-3. Hari ini (kemarin-red), jumlahnya sudah menurun,“ kata Suvervisor Gerbang Tol Cilegon – Merak, Dudung Widjaya, kemarin. (J-02)***

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: