Mendengkur & henti nafas saat tidur dapat menyebabkan penyakit fatal & serius

Mendengkur terjadi akibat kelainan anatomi jaringan lunak dan tulang di saluran nafas bagian atas, dimana terjadi vibrasi berlebihan dan kolaps jaringan yang selanjutnya dapat menyebabkan penyempitan saluran nafas.

Umumnya penyebabnya terletak di palatum molle (langit-langit lunak) sebagai penyebab utama, diikuti uvula (anak lidah), faring (tenggorok), tonsil (amandel), adenoid (pada anak), lidah besar, sumbatan hidung (tulang bengkok dan konka besar).

Gaya hidup juga dapat memacu kelainan ini seperti obesitas, konsumsi alkohol dan merokok. Pada usia lanjut lebih sering ditemukan akibat elastisitas jaringan yang sudah mengendur. Jika vibrasi dan kolaps jaringan menyumbat jalan nafas maka akan terjadi obstructive sleep apnea (OSA).

Apa itu Mendengkur & OSA

Mendengkur adalah suara nafas yang menjadi keras saat seseorang tidur.

    • Suara dapat sangat keras dan mengganggu teman tidur atau penghuni rumah lainnya.
    • Suara timbul akibat vibrasi / getaran langit-langit lunak (soft palate) dan jaringan lunak lainnya di saluran nafas.
    • Vibrasi terjadi akibat aliran turbulensi udara pernafasan karena sumbatan parsial di saluran nafas atas yaitu mulai dari rongga hidung sampai bagian dalam leher di daerah pita suara.

OSA atau Obstructive Sleep Apnu adalah sumbatan nafas terjadi saat tidur.

    • Saat tidur tonus otot menurun, maka terjadi vibrasi jaringan saluran nafas yang menyebabkan bunyi mendengkur. Khusus pada penderita sleep-apnu, jaringan tanpa tonus ini menyumbat saluran nafas dan menyebabkan henti nafas.
    • Tergantung letak sumbatan, maka suara dengkuran dapat timbul dari dalam rongga hidung, rongga belakang langit-langit lunak, rongga di belakang lidah.
    • Saat rongga / saluran tersumbat, penderita tidak dapat bernafas. Otak segera mengirimkan sinyal agar segera bangun untuk bernafas. Penderita akan bangun untuk bernafas dan segera tertidur kembali seringkali tanpa menyadari bahwa ia terjaga sesaat. Terkadang penderita bisa merasakan seolah-olah tercekik, bangun dengan berdebar-debar, berkeringat atau mimpi buruk seperti dicekik orang atau tenggelam.
    • Kejadian sumbatan nafas saat tidur dapat terjadi berulang kali, bisa lebih dari 30 kali perjam dan bisa berlangsung beberapa detik sampai hampir 1 menit. Ini mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen secara berulang dan selanjutnya berdampak buruk bagi kesehatan, meyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke bahkan mati mendadak.
    • Keluhan lain adalah bangun pagi tidak segar, masih terasa cape, sakit kepala pagi hari, rasa mengantuk siang hari sehingga bagi pengemudi atau pekerja pabrik mudah terjadi kecelakaan. Keluhan lebih berat berupa gangguan konsentrasi, gangguan emosi, gangguan seksual dan lainnya (lihat di tanda & gejala)

Populasi penderita mendengkur dan OSA di Indonesia secara pasti belum diketahui, tetapi diduga mempunyai insidens yang cukup tinggi. Di Amerika, OSA didapati pada 1-4% populasi dengan mayoritas pada usia 40-50 tahun terutama yang menderita obesitas.

Gejala-gejala

OSA dapat dicurigai atau dikenali dengan gejala-gejala yang muncul pada malam maupun siang hari

Gejala pada malam hari:

    • Mendengkur dengan bunyi keras dan mengganggu.
    • Napas berhenti di sela-sela mendengkur dan diakhiri dengan mendengus.
    • Rasa sesak dan tercekik yang membuat penderita terbangun.
    • Tidur tidak nyenyak karena sering terbangun dan berubah posisi.

Gejala pada di siang hari:

    • Bangun dengan perasaan tidak segar.
    • Sakit kepala pagi hari.
    • Sakit atau nyeri tenggorokan pada saat bangun tidur.
    • Mengantuk yang berlebihan di siang hari atau exessive daytime sleepiness (EDS).
    • Kelelahan berkepanjangan.
    • Perubahan kpribadian
    • Gangguan konsentrasi dan memori.

Mereka yang memiliki gejala-gejala di atas disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

www.mendengkur.com
Pusat informasi dan solusi masalah mendengkur & OSA

Copyright Asosiasi Mendengkur Indonesia

Last Updated ( Wednesday, 15 October 2008 14:02 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: