Posisi Tidur Tepat untuk Kenyamanan

Tak jarang setelah tidur semalaman, badan justru terasa lebih “berat” dan pegal-pegal.

Berbagai keluhan pun kerap muncul, seperti sakit leher, yang megganggu aktivitas sehari-hari. Bia Anda pun mengalaminya, tak ada salahnya untuk mencermati posisi tidur sehari-hari.

Memang kalau rasa kantuk telah datang, posisi tidur menjadi urutan kesekian. Padahal posisi tidur ini sangat memengaruhi kesegaran tubuh keesokan harinya.

Posisi tengkurap

Banyak orang yang langsung merebahkan diri di atas kasur dengan posisi tengkurap. Padahal posisi ini dapat menekan perut, hati dan organ tubuh lainnya sehingga aliran udara dan darah dalam tubuh pun tidak lancar.

Miring ke kiri

Banyak yang tidak menyadari bahwa posisi dengan menghadap ke arah kiri dapat menekan jantung. Untuk menyiasatinya, gunakan bantal yang dapat mengisi ?ruang kosong? antara leher dan kasur. Walau terlihat sepele, namun cara ini dapat menghindari terjadinya sakit leher.

Miring ke kanan

Posisi tidur yang dianggap paling “aman” adalah dengan menghadap ke kanan karena tidak menekan jantung sehingga aliran darah di dalam tubuh dapat berjalan lebih lancar. Bila peredaran darah lancar, sistem metabolisme tubuh pun meningkat dan rasa pegal dapat dihindari.

Punggung Anda pun dapat merasa “stres”, Anda dapat menanggulanginya dengan tidur dalam posisi seperti janin di dalam rahim. Yaitu dengan sedikit meringkuk, lutut naik sedikit ke atas dan memeluk guling.

Posisi telentang

Posisi ini juga dianggap baik bagi peredaran darah dalam tubuh. Tapi, usahakan agar bantal dapat menopang seluruh kepala hingga bagian leher. Untuk menanggulangi bagian pinggang yang terasa pegal, Anda dapat menyiasatinya dengan menaruh bantal empuk di bawah lutut. Anda juga dapat menggunakan bantal kecil atau handuk yang digulung yang ditaruh di belakang leher, asalkan tidak terlalu tinggi.

Bantal juga memegang peranan penting dalam posisi tidur. Gunakanlah selalu bantal yang dapat menopang kepala dan leher dengan baik. Jangan gunakan bantal yang teralu tinggi, terlalu padat atau terlalu tipis karena hanya akan membuat Anda mengalami sakit leher dan peredaran darah ke otak pun tidak lancar. (ADT)

By pusat data dan informasi @ departemen kesehatan

http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=293&Itemid=3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: