Ratusan Petani Pandeglang Tutup Proyek Air Bersih Cikedal

Dianggap Ganggu Cadangan Air

PANDEGLANG – Dianggap mau menyerobot sumber air milik mereka, ratusan petani yang berasal dari tujuh kampung di Kecamatan Cikedal dan Labuan , Pandeglang merusak fasilitas dan menutup proyek air bersih yang berada di lokasi itu. Proyek yang dilaksanakan dengan biaya APBN TA 2009 senilai Rp 2 Miliar tersebut dikhawatirkan warga dapat mengganggu cadangan air untuk persawahan mereka. Massa yang datang ke lokasi kejadian di Desa Cening, Kecamatan Cikeudal, Pandeglang itu berasal dari Kampung Bangkuyung, Padahayu, Rancateureup, Keusikeun,Badur, Kacubung dan Bojongkakak. Keterangan yang diperoleh, Selasa (23/6), peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/6) siang tersebut berawal dari kurangnya sosialiasi yang dilakukan oleh Satker Non Vertikal Tertentu Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum(SNVT-PKPM) Provinsi Banten dan PDAM Pandeglang kepada warga setempat. Dimana pelaksanaan proyek itu dianggap tidak mempertimbangkan kebutuhan petani serta tidak melibatkan warga untuk ikut bekerja.

Menurut Rahmat, Kepala Desa Padahayu, proyek yang berada di wilayah mereka terkesan dilaksanakan secara diam-diam. Pasalnya proyek itu kurang disosialisikan kepada para petani yang selama ini tergantung kepada sumber mata air bersih itu. ”Kami khawatir jika proyek itu dilanjutkan, maka petani yang berada di hilir dan bergantung kepada mata air itu dipastikan akan mengalami kekeringan,” ujarnya. Rahmat mengatakan,keberadaan proyek itu sejak awal cukup meresahkan warga. Bahkan lanjut dia,warga sudah berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak yang dianggap mengetahui proses pelaksanaan pekerjaan. Namun pihaknya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.”Seringkali kami dijawab tidak tahu,” tambahnya.

Kapolsek Cikedal, Iptu Eko Hadiwinarno kepada wartawan menjelaskan proyek yang dipermasalahkan tersebut rencananya akan digunakan PDAM Pandeglang untuk keperluan/supply warga Desa Babakan Lor serta warga Dahu, Cikedal. “Karena kurang sosialisasi, warga menduga jika proyek itu akan menghabisi sumber air dan disedot semua untuk keperluan PDAM,” katanya. Meski demikian pihaknya akan segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta mengusut kasus pengrusakan ini. ”Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Pandeglang bagaimana mengamankan asset tersebut. Karena fasilitas ini milik pemerintah yang harus dijaga untuk kebutuhan warga,” ujar Eko.Hingga berita ini dikirim ke redaksi Lampu Hijau, belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak SNVT-PKPA dan PDAM Pandeglang terkait kasus dan aksi massa tersebut.

Menurut salah seorang kepala bagian/bendahara di kantor SNVT-PKPA Banten jika proyek itu merupakan tanggungjawab kepala Satker yakni Pak Yudi. “Dia sekarang ada di Lampung,mungkin besok langsung pulang,”kata H Rahmat. Sementara itu, ditemui wartawan di kantornya kemarin, Direktur CV. Galang Kencana, Budi Susilo mengaku jika lokasi yang menjadi sasaran amuk massa itu merupakan lokasi proyek yang sedang mereka garap. Sebagai pelaksana pihaknya hanya memberitahukan kepada warga melalui kepala desa setempat bahwa mereka akan melaksanakan pekerjaan di lokasi itu.

“Jika ada warga yang merasa keberatan, hal ini bukan kewenangan kami. Sebagai kontraktor tugas kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan SPK yang diterima, mengenai sosialiasi dan rencana pekerjaan itu urusan PDAM dan Satker,” katanya seraya mengaku sangat dirugikan akibat adanya kasus tersebut.Untuk diketahui, proyek air bersih dan pembuatan saluran pada sumber air baku di Desa Cening, Kecamatan Cikedal tersebut dibuat atas usulan warga setempat melalui PDAM Pandeglang. Adapun untuk membiayai proyek itu, PDAM meneruskan permohonan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Banten Cq. SNVT-PKPA Banten. Dalam praktiknya, proyek Broncaptering dan Pembuatan Reservoir tersebut, dibagi kepada tiga perusahaanpemenang tender masing-masing CV Galang Kencan,a dengan nilai kontrak Rp 694 juta, CV Karya Pelita Abadi, nilai kontrak Rp 800 juta lebih, serta sisanya Rp 500 juta kepada perusahaan lain. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: