KPU Banten Tunggu Pusat

SERANG – Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa kartu tanda penduduk (KTP) dapat digunakan untuk mencontreng besok, KPU Banten merespons cepat. Mereka langsung mendatangi KPU Pusat untuk menunggu surat edaran (SE) atau keputusan KPU mengenai teknis untuk menjalankan keputusan MK itu di daerah.

Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU Banten Agus Supriyatna mengatakan, hingga tadi malam pukul 20.45 WIB masih di KPU Pusat Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. “Kami perlu SE atau keputusan KPU untuk disebarkan besok (hari ini-red) kepada KPU kabupaten/kota di Banten agar tidak bingung saat menjalankan keputusan MK itu. Kami juga berharap KPU kabupaten/kota menginformasikan kepada PPK, PPS, hingga ke KPPS,” ujar Agus, kemarin.

Agus mengatakan, perlu SE atau keputusan dari KPU pusat agar tidak salah jalan melaksanakan sepenuhnya keputusan MK. Menurutnya, meski keputusan MK sudah jelas namun ada beberapa poin yang memang perlu diperjelas lagi lewat SE atau keputusan KPU. “Hingga saat ini (Senin malam 6/7-red), anggota KPU Pusat masih rapat. Mungkin lagi merumuskan,” tandasnya.

Agus menambahkan, sudah menerima salinan keputusan MK. Dia menyebutkan bahwa keputusan MK yang membolehkan KTP untuk mencontreng bernomor 102/TUU-VII/2009 tertanggal 6 Juli yang ditandatangani Ketua MK Mahfud MD.

Ada lima poin penting dalam keputusan MK itu adalah pertama, warga negara yang tidak terdaftar dalam DPT boleh mencontreng menggunakan KTP, kedua, saat mencontreng juga menunjukkan kartu keluarga (KK), ketiga, mereka hanya membolehkan mencontreng di tempat domisili. Keempat, terlebih dulu harus mendaftarkan diri ke KPPS, dan kelima menggunakan hak pilihnya hingga pukul 12.00 WIB.

“Keputusan MK ini hanya untuk warga yang memiliki hak pilih namun tidak tercantum dalam DPT. Kalau warga yang sudah masuk dalam DPT, melakukan pencontrengan seperti biasa, normal saja,” ujarnya.

Dihubungi terpisah Ketua KPU Banten Hambali juga mengatakan hal senada. Namun dia belum mau berkomentar banyak sebelum ada SE atau keputusan dari KPU pusat. “Mungkin besok (hari ini Selasa 7/7-red) sudah diterima SE atau keputusan KPU,” ujarnya.

Sementara itu, sebelum MK mengeluarkan keputusan penting itu, capres nomor urut 1 Megawati Soekarnoputri dan capres nomor urut 3 Jusuf Kalla mengingingkan agar KTP dapat digunakan bagi warga yang namanya tak tercantum dalam DPT.

Hal itu diungkapkan keduanya saat menghadiri telekonferensi MK dengan 34 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ada di Indonesia, termasuk di Fakultas Hukum Untirta.

Megawati menegaskan, KPU harus mempunyai solusi terhadap kisruh DPT. “Kalau segala permasalahan tidak segera diselesaikan. Nantinya tidak hanya berujung pada sengketa pemilu, tetapi yang kami khawatirkan justru hal-hal yang kita semua tidak inginkan,” ulas Megawati yang saat itu hadir bersama cawapresnya Prabowo Subianto dan tim kampanyenya di Gedung MK Jakarta, Senin (6/7).

Dalam telekonferensi itu juga terlihat cawapres nomor urut 2 Boediono yang datang tanpa didampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta cawapres nomor urut 3 Wiranto. Selain itu, hadir sebagai juru bicara Ketua MK Prof Dr Mahfud MD beserta 8 hakim lainnya, dan Ketua KPU Pusat Hafidz Ansari.

Sementara itu, di Aula Fakultas Hukum Untirta Serang hadir anggota KPU Banten Agus Supriyatna, Wakapolres Serang Kompol Setiadi, Wakil Kepala Kejati HS Kashim, Ketua Panwaslu Banten Sys Dhananto, serta perwakilan KPU kabupaten/kota, dan mahasiswa.

Jusuf Kalla menambahkan, proses pelaksanaan pilpres harus sesuai dengan aturan yang ada termasuk DPT. Ia mengatakan, solusi bagi kisruh DPT yang saat ini sedang terjadi adalah menggunakan KTP.(yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: