Pemkot Cilegon Gelar Kongres Rakyat

CILEGON – Untuk mencari pemimpin daerah yang ideal yang mampu membawa ke arah kemajuan serta kesejahteraan masyarakat ke depan pemerintah kota (Pemkot) Cilegon Banten menggagas sebuah kongres yang dinamakan kongres rakyat cilegon (KRC) selama dua hari.

“Gagasan kongres ini digelar berdasarkan keinginan atau aspirasi masyarakat sendiri, dimana rakyat mempunyai kriteria pemimpin Cilegon mendatang,” kata wali kota Cilegon Aat Syafa’at dalam sambutan pembukaan KRC yang digelar di ruang sidang paripurna DPR Kota Cilegon, Rabu (28/10).

Menurut Aat, kongres rakyat yang diikuti oleh berbagai bagian masyarakat Cilegon tersebut akan menentukan arah Cilegon ke depan.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh aspirasi yang disampAikan oleh masyarakat, merupakan bahan atau masukan dalam pembangunan Cilegon ke depan. KRC juga dilakukan menjelang pemilihan kepala daerah kota Cilegon, jabatan wali kota yang sekarang akan berakhir tahun 2010.

Kegiatan kongres ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon dalam mengembangkan pendidikan politik masyarakat.”Kongres ini untuk menjaring aspirasi serta sebagai media konsolidasi seluruh komponen masyarakat Cilegon menjelang pilkada 2010,” ujar Aat.

Salah satu agenda penting dalam KRC dan merupakan pembelajaran politik, masyarakat diberi kebebasan untuk menentukan kriteria wali kota dan wakil wali kota ke depan, masyarakat boleh mengajukan atau menolak calon pemimpinnya berdasarkan pilihan hati nurani.

Untuk pilkada Kota Cilegon 2010, dalam KRC ini akan muncul rekomendasi untuk kriteria wali kota dan wakil wali kota dan rekomendasi untuk program kerja pemerintah kota Cilegon mendatang.

Hasil rekomendasi merupakan hasil akhir dari rapAt komisi yang dibentuk panitia kongres.

Sementara dalam kongres tersebut, dihadiri oleh bakal calon wali kota yang akan maju dalam pilkada 2010, yaitu Edi Ariadi yang sekarang menjabat sebagai sekretaris daerah kota Cilegon dan Iman Aryadi yang merupakan anak dari Walikota Cilegon Aat Syafa’at. Sementara bakal calon lainnya, tidak menghadiri kegiatan tersebut.

Kongres juga diisi dengan seminar sehari dan diskusi panel tentang otonomi daerah dan peningkatan kualitas demokrasi lokal, refleksi dan orientasi pembangunan kota Cilegon dengan pembicara ahli otonomi daerah Profesor DR Siti Nurbaya dan ahli politik demokrasi Dr Indria Samego.

Salah seorang peserta dari kalangan pendidik atau guru yang hadir dalam acara kongres tersebut mengaku masih belum mengerti acara KRC tersebut.”Ini apakah untuk memilih salah seorang bakal calon wakil walikota atau apa ya,” ujarnya singkat disela-sela acara kongres rakyat cilegon berlangsung. (yus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: